Ada sebuah keluarga disuatu daerah. Keluarga itu hidup berkecukupan dan bisa dibilang berlebih. Keluarga itu memiliki seorang anak yang baru menginjak SMP, seorang anak laki-laki yang mengerti kesibukan orangtuanya. Ayahnya pekerja kantoran yang selalu pergi dan pulang malam, kadang2 ayahnya dinas keluar kota hingga beberapa hari. Ibunya seorang wanita karir, dan ibu rumah tangga.
Selama ini si anak ta pernah mengeluh tentang kesibukan orangtuanya, namun setiap akhir pekan dia merasa kesepian karna orangtuanya terus dan terus bekerja ta kenal lelah, dia hanya di asuh oleh pembantu kepercayaan orangtuanya. Sampai suatu ketika si Bapak dan Ibu pulang bersamaan dan makan malam bersama dengan anaknya, anaknya pun bertanya ;
" Pah, papa kerja terus ga capek ya?" tanya si anak
" papa kerjakan untuk menghidupi keluarga sayang.." jawab si papa
" tapi masak akhir pekan papa sama mama masih kerja juga?" tanya si anak
" itu karna tuntutan sayang…." jawab si ibu kalem tiba-tiba si anak bertanya
" berapa gaji ayah sebulan? " tanya si anak
" sekitar 4 juta sebulan, emang kenapa sayang?" tanya balik si papa
" kalo mama berapa? " tanya si anak
" ya dibawahnyalah, ada apa? kamu mau minta dibelikan apa? sepeda motor? hape? bukannya semua itu udah ada?" tanya si ibu balik.
" aku punya uang tabungan 200 ribu, cukup ga untuk membeli waktu papa dan mama untuk menghabiskan akhir pekan bersama2?" tanya si anak dengan polos dan wajah sedikit bersedih
" jadi selama seharian papa dan mama ga usah bekerja, namun temani aku bermain, mendengarkan ceritaku, dan menghabiskan waktu bersamaku" pinta si anak. saat itu juga si papa dan mama diam seribu bahasa dan menatap anaknya dengan kekagetan yang luar biasa.
" papa dan mama kenapa diam? uangnya kurang ya? aku janji,nanti aku akan menabung lagi yang lebih banyak untuk membayar kekurangannya. aku hanya ingin menghabiskan waktu bersama papa dan mama, seperti teman-temanku lainnya" pinta si anak dengan sedikit menangis dan merengek. papa dan mama hanya menatap anaknya dengan menangis.
Selama ini mereka hanya sibuk dengan dunia pekerjaannya saja, sampai akhir pekan yang harusnya waktu untuk orang2 yang mereka sayangi tersita dengan kesibukan bekerja demi memperoleh penghasilan yang berlebih. namun mereka tidak sadar bahwa anaknya kesepian dan butuh bimbingan dan kasih sayang dari orangtua, si anak merasa hidupnya sendiri dan sepi.
Well, maybe itu cuman sepenggal cerita yang pernah aku baca.mungkin itu bisa menjadi renungan-renungan bagi kita-kita yang telah sibuk dengan dunianya masing-masing dan melupakan orang-orang yang sayang sama kita…..